photo blogkugif.gif
Headlines News :
Home » » Presiden Sudan Dengan tegas Katakan Tak Khawatir Jika Ditangkap AS

Presiden Sudan Dengan tegas Katakan Tak Khawatir Jika Ditangkap AS

Written By Ahdi popos on Saturday, 22 February 2014 | 05:20

Presiden Sudan Dengan tegas Katakan Tak Khawatir Jika Ditangkap AS
Presiden Sudan, DokFoto: Republika.co.id
Ahdi Popos - Sudan yang selama ini terjadi konflik yang tidak kunjung redah di ketahui knflik yang terjadi di sudan antara  suku Arab Misseriya di Sudan dan suku Nuer yang tinggal di Sudan Selatan (bagian barat wilayah Abyei Sudan) dan akibat konflik tersebut Pada hari Senin (18/2/13), 66 pemberontak Sudan tewas dan 70 lainnya terluka dalam bentrokan antara Gerakan Pembebasan Rakyat Sudan (SPLM) dan Tentara Sudan

Sudan Selatan yang ingin memisahkan diri dari Republik Sudan pada bulan Juli 2011 itu yang tergabung dalam Gerakan Pembebasan Rakyat Sudan (SPLM), mendukung pemberontak anti-pemerintah yang beroperasi di wilayah Darfur, negara bagian Blue Nile dan Kordofan Selatan.

"Tak seorang pun di AS yang dapat menanyai atau menahan saya," katanya.
Presiden Sudan Omar al-Bashir terkejut dengan pernyataan pejabat Amerika Serikat yang mengumumkan bahwa ia berencana menghadiri Majelis Umum PBB minggu ini di New York.

Saat konferensi pers pada hari Minggu, 22/09/13, Bashir tidak mengatakan apakah Amerika Serikat telah memberikan visa kepadanya, dan menyebut, ia telah membuat persiapan untuk terbang ke New York melalui Maroko.

"Kami memesan rute penerbangan melalui Maroko ..," katanya, menambahkan bahwa hal itu adalah haknya untuk menghadiri sidang PBB.

Bashir juga tidak khawatir jika pemerintah AS akan menangkapnya, seperti yang dituntut oleh kelompok-kelompok hak asasi manusia (HAM), karena Washington bukan anggota ICC.

"Tak seorang pun di AS yang dapat menanyai atau menahan saya," katanya.

Sebelumnya seorang pejabat Departemen Luar Negeri AS, yang berbicara dengan syarat anonim mengatakan, departemen itu telah menerima permohonan visa dari Bashir, demikia al-Jazeera melaporkan, Senin, 23/09/13.

Pejabat itu tidak memberikan pernyataan, apakah visa telah diterbitkan untuk presiden Sudan.

ICC mengeluarkan surat perintah penangkapan untuk Bashir pada tahun 2009 dan 2010 atas tuduhan mendalangi kejahatan perang dan genosida. Penangkapan itu membutuhkan negara-negara anggota untuk menahan Omar al-Bashir jika ia memasuki wilayah mereka.

Sejak itu, Omar al-Bashir membatasi perjalanannya ke sebagian besar negara-negara tetangga Afrika dan sekutu Arab.

AS bukan anggota ICC yang berbasis di Belanda, dan tidak terikat secara hukum untuk menyerahkan presiden Sudan itu, tetapi AS bisa mentransfer tersangka ICC itu ke pengadilan.

Editor : Tim Redaksi
Sumber : Islamtimes.org
Share this post :

Post a Comment

 
| Home | Tentang Kami | Pasang Iklan
Copyright © 2011-2014. Ahdi Popos - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website
Proudly powered by Blogger